Monday, October 27, 2008

Tidur




Tiada saat paling seronok melainkan ketika berada di tempat pembaringan untuk tidur, tidak kisahlah sama ada ianya katil bertilam empuk, selimut tebal, bantal yang selesa dan suasana bilik yang nyaman dengan pendingin hawa serta haruman menenangkan jiwa atau sekadar beralaskan tikar mengkuang, bantal kusam selimut nipis maupun berbantalkan lengan berlangitkan bintang-bintang di celah awan. Tidur saat yang dinantikan setelah berpenatlelah sepanjang hari. Berbekalkan beberapa potong doa kita tidak sedar bila saatnya kita terlena, dalam tidur kita meninggalkan sebentar realiti kehidupan dan melangkah ke alam mimpi.

Mimpi indah membuat kita terpesoana dan mahu kekal bersamanya, bila terjaga kita terkilan seraya berkata alangkah baiknya sekiranya itu bukan sekadar mimpi! . Namun mimpi ngeri memaksa kita mencari jalan agar segera terjaga kerana alam nyata lebih bermakna. Sebaik terjaga segera kita beristigfar dan berbisik cemas "Syukurlah itu hanya sepotong mimpi". Apapun selagi ada malam dan siang, mimpi tetap datang tanpa diundang.

Mereka yang bahagia tidurnya lena walau di mana sekalipun tapi yang rawan dan gundah gulana tentu sukar menikmati nikmatnya tidur, kasihan...

No comments: